DVR Card VS Standalone

DVR Card VS Standalone

DVR Card VS Standalone

DVR Card VS Standalone

Untuk mengetahui kelemahan dan keunggulan masing-masing DVR, maka disini di paparkan kelebihan dan kelemahan masing-masing sistim

DVR Card

  1. DVR Card menggunakan fasilitas yang disediakan oleh PC, sehingga featurenya lebih unggul, seperti pemilihan setting per channel, audio yang lebih banyak
  2. Dengan diupgradenya PC, maka akan menambah kecepatan transmisi data dan fungsi lainnya
  3. DVR Card dapat ditambah sehingga memperbanyak channel
  4. DVR Card sangat mengandalkan OS dari PC, jika OS tidak original atau OS tidak stabil, maka PC mudah hang
  5. Bisa diserang oleh Virus
  6. Pengoperasian yang terus menerus selama 24 jam, maka jika tidak menggunakan PC yang jenis server yang mahal harganya, maka PC akan cepat jebol dan rusak. Ini berbeda dengan PC (tanpa DVR Card) yang dihidupkan selama 24 jam, saat tidak digunakan, maka PC akan otomatis istirahat. Tetapi dengan menggunakan DVR Card, maka PC dipaksa untuk bekerja keras dalam penerimaan gambar, perekaman gambar dan fungsi LAN atau Inetrnet secara terus menerus tanpa istirahat.
  7. PC yang telah dipasang DVR Card, maka dikatakan Embedded, yaitu PC tersebut tidak bisa digunakan untuk menjalankan software atau program lainnya. Jika dipaksanakan, maka jalannya akan lambat sekali dan mudah sekali hang.
  8. Kemampuannya sangat tergantung kepada hardware PC seperti mother board, memory, kecepatan PC
  9. Pengoperasiannya dilakukan orang yang familiar terhadap PC

DVR Standalone

  1. Tidak mengandalkan PC lagi sebagai sarana pengoperasinya
  2. Feature-featurenya tidak secanggih DVR Card, seperti setting camera harus secara keseluruhan dan tidak bisa satu persatu dan juga audio yang masih terbatas.
  3. Standalone diciptakan untuk tahan panas dan bisa dioperasikan terus menerus
  4. Softaware dan Operating System ada di firmware dan terpisah dari Hard Disk
  5. Aman dari serangan virus
  6. Bentuknya lebih slim dibandingkan dengan PC
  7. Lebih friendly user pengoperasiannya dan tidak diperlukan pengetahuan khusus tentang IT

Persamaan DVR Card dan Standalone

  1. Menggunakan teknologi compression yang sama
  2. Bisa display, record, playback, networking dan sekaligus backup
  3. Bisa disconnect ke LAN maupun remote view internet
  4. Perekaman dengan Hard Disk, backup bisa menggunakan USB maupun CDR (DVDR)

Dari penjelasan di atas, memang terlihat jelas bahwa DVR Standalone hadir untuk menggantikan DVR Card. Memang dilihat sekilas lalu bahwa DVR standalone lebih mahal dari DVR Card., ini bisa dibantah bahwa jika menggunakan DVR Card, maka anda harus menyediakan atau membeli 1 buah PC. Disini jelas terlihat yang mana lebih murah. Dan seperti keterangan di atas, bahwa jika menggunakan DVR Card, maka anda tidak disarankan menggunakan PC yang low speed atau jangkrik (murahan), akibatnya PC anda akan cepat jebol atau rusak. Dan seiring berjalannya waktu, DVR Standalone juga mempunyai feature-feature baru yang sudah dapat menyamai kemampuan DVR Card.

Sebagai informasi tambahan, bahwa DVR Card sendiri tidak diproduksi lagi oleh Jepang sebagai penemunya. Tetapi produk ini diproduksi secara masaal di China dan Indonesia adalah salah satu pangsa pasar penyerap DVR Card yang cukup besar. Dengan demikian jika DVR Card di Negara penemunya sendiri tidak diproduksi lagi, mengapa justru terjadi booming di Indonesia ?

Trik yang dilakukan penjual adalah menjelaskan bahwa cukup membeli DVR Card saja, karena lebih murah, sedangkan nanti PC nya bisa digunakan yang di rumah. Tetapi mereka tidak menjelaskan embedded tersebut, yaitu jika PC dipasang DVR Card tersebut, maka tidak bisa digunakan untuk keperluan lain lagi. Dan akhirnya untuk menggunakan PC, maka tidak ada jalan lain yaitu membeli satu unit PC lagi. Atau penjual memberikan harga paket DVR Card besama PC sekaligus. Dan biasanya pembeli langsung tergiur mendengar mendapatkan PC. Disini penjual sangat pintar, karena biasanya PC tersebut yang dikasih walaupun jangkrik tetapi tetap ada garansi setahun dari supplier PC. Maka urusan PC bukan menjadi urusan mereka lagi, mau jebol, mau rusak tinggal di claim ke suppliernya.

Dari pengamatan di lapangan, bahwa penggunaan DVR Card dengan drastis menurunkan kemampuan dari PC karena dipaksa bekerja 24 jam terus menerus dan akhirnya PC tersebut cepat rusak komponennya terutama di motherboard, power dan processornya..

Jadi disini bisa ditarik kesimpulan, smart mana memilih DVR Card atau Standalone. Atau anda termasuk orang yang membeli PC hanya untuk menonton film DVD ?

DVR Standalone semakin banyak di jual pasaran dengan harga murah. Biasanya produk murah tersebut berasal dari China, dan compressionnya masih MJPEG, bahkan ada yang tidak bisa networking atau Internet sama sekali. Teknologi yang out of date ini dijual cukup murah, Dengan kata lain melakukan cuci gudang untuk pembeli yang tidak mengetahui akan teknologi tersebut. Sebagai analogi saja, MJPEG bisa disamakan dengan VCD Player dan MPEG4 disamakan dengan DVD Player ? Dan apakah anda masih tertarik untuk membeli VCD Player dengan harga murah sekalipun ?

Posted on April 19, 2013, in CCTV and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: