Blog Archives

6 Manfaat GPS Bagi Wanita

Musim hujan sama dengan macet. Apa iya? Jangan buru-buru memusuhi hujan, mari manfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) agar kita tidak perlu lama-lama terjebak macet. Bagaimana GPS bisa membantu Anda di musim hujan? Inilah daftar lengkapnya :

  1. Membantu kita menemukan ‘jalan tikus’. Karena cara kerjanya yang menggunakan gelombang radio yang ditangkap satelit, kita dapat menelusuri jalan mana yang aman untuk dilalui. Teknologi ini memberikan alternatif rute mana yang paling cepat untuk mengantarkan kita pada tujuan.
  2. Menyelamatkan kita dari kemacetan. Gelombang radio yang ditangkap satelit juga akan dilengkapi dengan jalan-jalan mana saja yang sedang mengalami ‘penumpukan’ kendaraan alias macet. Lalu bagaimana jika mayoritas alternatif jalan yang diberikan mengalami kemacetan. Tenang saja, GPS juga akan melengkapi kita dengan kalkulasi waktu tempuh. Jadi pilihlah yang waktu tempuhnya lebih cepat karena itu berarti rutenya masih aman untuk dilalui.
  3. Anti sasar. Saat kita pertama kali mengunjungi satu lokasi, jangan lupa untuk menyimpannya di penanda lokasi. Fasilitas ini akan menyelamatkan kita dari rasa kesal karena tersasar. Dan lagi-lagi ini membuat kita bisa menghemat waktu sampai tujuan.
  4. Memilih jalan aman untuk dilalui. Apapun kendaraan yang Anda gunakan untuk melintasi satu rute jalan, GPS akan menginformasikan apakan jalan tersebut nyaman untuk dilalui kendaran kita. Serunya lagi, meskipun Anda melaluinya dengan jalan kaki, GPS tetap memberikan pilihan yang aman untuk dilalui dengan berjalan kaki.
  5. Menghemat ‘kantong’. Ketika kita selalu diberi pilihan rute tercepat, ini artinya bahan bakar kendaraan akan lebih sedikit. Alhasil, alokasi dana bulanan untuk membeli bahan bakar kendaraan bisa dikurangi dan sebagai ibu rumah tangga, menghemat pengeluaran adalah hal yang menyehatkan keuangan keluarga.
  6. Menemukan tempat perberhentian terdekat. Situasi jalan sering kali membuat kita gundah-gulana. Ditambah dengan bensin yang menipis, rasa lapar yang mendera akibat macet yang tak kunjung terurai atau dorongan untuk ke toilet bisa membuat kita semakin tidak tenang di jalan. Apa yang bisa dilakukan? Amati GPS yang ada di gadget¸ kita bisa menemukan berbagai tempat perberhentian yang bisa dipilih mulai dari tempat pompa bensin, restoran, mini market, hotel, dan tempat ibadah.

Melihat begitu banyak yang dapat kita nikmati berkat bantuan GPS, adalah pilihan tepat untuk memasukkannya ke dalam gadget kita. Karena semua informasi yang diberikan adalah real time atau gambaran pada situasi yang terjadi pada saat itu juga.

Agar GPS secara total membantu kita, pastikan gadget yang kita gunakan tidak bermasalah dengan koneksi internet. Caranya, aktifkan fitur 3G serta gunakan prosesor Snapdragon. Keduanya akan membuat koneksi internet berlangsung lancar dan GPS tidak menemukan hambatan untuk mengirimkan hasil tangkapan satelit kepada kita.  Selamat menikmati setiap perjalanan yang Anda lakukan.

Advertisements

3 Jenis GPS Sesuai Kebutuhan Kamu

GPS Garmin

GPS (Global Positioning System) adalah sebuah sistem navigasi berbasiskan radio yang menyediakan informasi koordinat posisi, kecepatan, dan waktu kepada pengguna di seluruh dunia. Jasa penggunaan satelit GPS tidak dikenakan biaya. Pengguna hanya membutuhkan GPS receiver untuk dapat mengetahui koordinat lokasi. Keakuratan koordinat lokasi tergantung pada tipe GPS receiver.

GPS terdiri dari tiga bagian yaitu satelit yang mengorbit bumi (Satelit GPS mengelilingi bumi 2x sehari), stasiun pengendali dan pemantau di bumi, dan GPS receiver (alat penerima GPS). Satelit GPS dikelola oleh Amerika Serikat. Alat penerima GPS inilah yang dipakai oleh pengguna untuk melihat koordinat posisi. Selain itu GPS juga berfungsi untuk menentukan waktu.

Satelit GPS memancarkan dua sinyal yaitu frekuensi L1 (1575.42 MHz) dan L2 (1227.60 MHz). Sinyal L1 dimodulasikan dengan dua sinyal pseudo-random yaitu kode P (Protected) dan kode C/A (coarse/aquisition). Sinyal L2 hanya membawa kode P. Setiap satelit mentransmisikan kode yang unik sehingga penerima (GPS Receiver) dapat mengidentifikasi sinyal dari setiap satelit. Pada saat fitur ”Anti-Spoofing” diaktifkan, maka kode P akan dienkripsi dan selanjutnya dikenal sebagai kode P(Y) atau kode Y. Penghitungan posisi dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan kode C/A dan kode P(Y). GPS receiver menghitung jarak antara GPS receiver dengan satelit (pseudorange)

Ada tiga jenis alat GPS. Tipe pertama adalah GPS Navigasi, GPS Navigasi biasanya memiliki tingkat kesalahan dibawah 10 m (rata-rata GPS tipe ini memiliki kesalahan 3 sampai dengan 6 meter), Harga GPS Navigasi berkisar dari Rp 750 ribu sampai dengan Rp 10 juta-an). Tipe kedua adalah tipe GPS Geodesi single frekuensi, GPS Geodesi single frekuensi biasanya digunakan untuk pemetaan, tingkat kesalahan dibawah 1 m, GPS Geodesi tipe ini dijual sekitar 20 -30 jutaan. GPS tipe terakhir adalah GPS tipe Geodetik dual frekuensi, GPS ini memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dan tingkat kesalahannya di bawah 1 cm. GPS Geodesi dual frekuensi digunakan untuk mengukur pergerakan tanah.

GPS receiver tipe navigasi sudah cukup untuk pemula. GPS receiver paling murah adalah tipe GPS receiver dengan bluetooth, perangkat ini sekitar Rp 700.000 dan harus memiliki PDA/Ponsel/Komputer/Laptop yang memiliki koneksi bluetooth serta software seperti GarminXT, nusamap, mapking atau nokiamap.

GPS tipe handheld seperti GPSMap 76CSx biasanya digunakan untuk orang yang hobi memancing di laut. Sayangnya GPSMap 76CSx ini cenderung kehilangan sinyal bila sedang berada di bawah pohon/di dalam gedung. Bagi pemancing, hal ini tidak perlu dirisaukan karena di tengah laut, langit tidak ada halangan (kecuali sedang mendung). Keunggulan GPSMap 76CSx adalah kemampuannya untuk mengapung, hal ini mungkin dibutuhkan saat alat secara tidak sengaja terjatuh ke laut.

Pengguna kendaraan roda 4 sering membutuhkan panduan jalan, terutama di tempat yang belum pernah dikunjungi. Penggunaan peta sangat kurang praktis dan mengganggu perjalanan. Untuk keperluan penunjuk arah jalan umumnya digunakan Garmin Nuvi yang sudah dilengkapi dengan city navigator.

Pendaki gunung / hobi berburu di hutan dapat menggunakan Garmin etrex Vista tipe HCx atau Garmin Rino 530 HCx. Garmin etrex Vista HCx dijual dengan harga +/- Rp 3.850.000 dilengkapi dengan peta gratisan dalam memori mikro sd 256 MB. Garmin Rino 530 HCx dilengkapi dengan 2 way radio dan bisa mengirim dan menerima posisi sesama pengguna Rino, harganya sekitar Rp 4.600.000. Kode H menunjukkan alat tersebut high sensitif, C artinya layar berwarna. Kode x mungkin artinya alat ini bisa menggunakan expandable memori (memori SD mikro). Kedua alat ini dilengkapi dengan gasket yang melindungi alat dari benturan dan air (IPX7). Bagi pembeli alat GPS di Indonesia perlu memperhatikan basemap-nya, Basemap yang digunakan adalah Pacific recreational routeable basemap, bukan America recreational

GPS yang built in pada ponsel seperti nokia N95 biasanya kurang sensitif sehingga untuk lock satelit diperlukan waktu yang lama dan harus dilakukan di tempat yang agak terbuka.

Salah satu masalah bagi pengguna GPS adalah kurang lengkapnya peta, peta asli misalnya city navigator jasamarine memiliki kelebihan dalam detail dan rute. Peta gratisan yang didapatkan di internet. Namun biasanya kurang lengkap dan tidak routeable. Pengguna GPS harus mengeluarkan uang sekitar Rp 700.000 – Rp 1.000.000 untuk membeli peta asli.

Terimakasih, Semoga bermanfaat untuk kamu 🙂